Showing posts with label sumur submersible. Show all posts
Showing posts with label sumur submersible. Show all posts

Memanfaatkan Geolistrik Untuk Mencari Air Bersih

Memanfaatkan Geolistrik Untuk Mencari Air Bersih

Penelitian ketersediaan air perlu dilakukan bagi kota Kupang dan daerah di sekitarnya, dalam rangka memberikan pemecahan tentang alternatif penyediaan air baku di samping yang sudah ada saat ini. Diperkirakan bahwa dalam waktu dekat kondisi penyediaan air baku yang sudah tersedia sekarang harus dibagi di antara Kotamadya Kupang dengan Kabupaten Kupang yang sedang dikembangkan. Terlebih-lebih dengan terdapatnya rencana pengembangan industri yang dibangun di Bolok, yang terletak di sebelah barat daya kota Kupang, maka jika terlaksana, pastilah dibutuhkan volume air dalam jumlah yang besar. Terdapat rencana pengembangan daerah irigasi di wilayah Kabupaten Kupang yang juga harus dipertimbangkan pengadaan airnya pada kemudian hari. Oleh karena itu penelitian ketersediaan air dalam rangka mencari peningkatan penyediaan air baku baik secara regional, subregional maupun lokal untuk masa dekat dan masa mendatang masih tetap diperlukan.

Pendugaan geofisik lapangan yang dilakukan di dalam penelitian ini, yaitu berupa pendugaan geolistrik tahanan jenis dimaksudkan untuk mendukung program pengeboran sumur bor sebagai salah satu cara untuk menyediakan air baku secara cepat pada lokasi yang diinginkan. Meskipun begitu pekerjaan pengeboran ini hanya boleh dilaksanakan kalau hasil penelitian dengan pendugaan telah menunjukkan terdapatnya akuifer yang cukup baik dan signifikan, yaitu pada lokasi-lokasi permukiman, komplek perumahan, perkantoran dan komplek industri di daerah ini. Apabila hasil pendugaan kurang menggembirakan, maka rencana pekerjaan pengeboran tersebut sebaiknya dihindari. Pada tahap selanjutnya untuk tujuan yang lebih luas, aktifitas pendugaan geolistrik juga dapat dilaksanakan pada lokasi yang berpotensi untuk dibangun bendungan-bendungan pada sungai-sungai yang mengalir di sekitar Kota Kupang dan Kabupaten Kupang. Lagipula sungai-sungai di daerah ini kebanyakan bersifat tidak perenial, sehingga pengumpulan air di dalam reservoir menjadi suatu keharusan. Dengan pendugaan geolistrik yang dikerjakan untuk saat ini di beberapa tempat di daerah Kupang dan sekitarnya, baru merupakan sebagian saja dari usaha pemecahan perolehan air yang masih bisa dianggap sebagai bersifat parsial. Untuk selanjutnya masih harus dilaksanakan terlebih dahulu perkiraan mengenai besarnya ketersediaan air di daerah ini yang bersifat jauh lebih komprehensif, yang sebenarnya sangat diperlukan dalam perencanaan suatu pengembangan sumber daya air yang bersifat regional.


Maksud dari penelitian dengan cara melakukan pendugaan geolistrik di lapangan ini bertujuan untuk bisa menentukan lokasi penempatan sumur bor yang prospektif berdasarkan hasil pendugaan tahanan jenis tersebut, sehingga bisa mengurangi kemungkinan terjadinya kegagalan dalam pekerjaan pengeboran sebagai akibat dari potensi air yang dihasilkan terlalu kecil atau kurang memadai. Hasil dari pendugaan geolistrik ini diharapkan bisa secara tepat memperkirakan jenis batuan yang berada di bawah permukaan tanah di daerah pendugaan. Dari perkiraan jenis batuan yang bisa teridentifikasi untuk selanjutnya diharapkan bisa dilakukan penggolongan sifat-sifat hidraulik dari material batuannya apakah tergolong sebagai akuifer ataukah sebagai akuitar atau akuiklud. Geo Listrik

Jasa Pembuatan Sumur Bor Artesis

Jasa Kontraktor Proyek Pembuatan Sumur Bor Artesis Air Tanah Perumahan, Hotel maupun Industri

Didukung Ahli dan Tukang Berpengalaman Kami Menawarkan Jasa pembuatan sumur bor Artesis untuk beragam keperluan baik perumahan, Hotel dan Industri.Pengeboran Dilakukan dengan Mesin Bor Khusus yang relatif lebih cepat dan memiliki kemampuan yang cukup untuk memperoleh kedalaman sesuai dengan sumber air yang ada. 30 -200 meter.

Hubungi

Tel/Fax :021-73888872, 021-7372864,021-70692409

www.dunia-air.com

Mengatasi Masalah Air Bau, Keruh, Kuning, Tercemar Logam dll, GARANSI.

Air Bersih, Kini Tidak Masalah Lagi

Perusahaan Kontraktor Sumur Bor Indonesia

Perusahaan Kontraktor Sumur Bor Indonesia
www.dunia-air.com

merupakan perusahaan yang bergerak dibidang jasa pembuatan sumur bor / sumur artesis dan masalah pencemaran air.

Keunggulan perusahaan kami adalah

- Tenaga ahli yang sudah berpengalaman dalam pengeboran air

- Peralatan yang dipakai untuk pembuatan sumur bor sudah modern

- Pembayaran jasa pengeboran dapat dilakukan setelah proyek selesai tanpa DP, jika pelanggan kurang puas atau air tidak keluar tidak perlu bayar jasa sumur bor kami

- memberikan service lanjutan jika terjadi masalah dikemudian hari.

untuk lebih jelasnya klik di sini atau hubungi kami di

021-73888872,021-70692409,021-7372864

Jasa Pembuatan Sumur Bor Artesis

Jasa Kontraktor Proyek Pembuatan Sumur Bor Artesis Air Tanah Perumahan, Hotel maupun Industri

Didukung Ahli dan Tukang Berpengalaman Kami Menawarkan Jasa pembuatan sumur bor Artesis untuk beragam keperluan baik perumahan, Hotel dan Industri.Pengeboran Dilakukan dengan Mesin Bor Khusus yang relatif lebih cepat dan memiliki kemampuan yang cukup untuk memperoleh kedalaman sesuai dengan sumber air yang ada. 30 -200 meter.

Hubungi

Tel/Fax :021-73888872, 021-7372864,021-70692409

www.dunia-air.com

Mengatasi Masalah Air Bau, Keruh, Kuning, Tercemar Logam dll, GARANSI.

Air Bersih, Kini Tidak Masalah Lagi

Deep Well Hydrolic Drill , Jasa Sumur Bor

Jasa Pembuatan Sumur Bor Artesis

Jasa Kontraktor Proyek Pembuatan Sumur Bor Artesis Air Tanah Perumahan, Hotel maupun Industri

Didukung Ahli dan Tukang Berpengalaman Kami Menawarkan Jasa pembuatan sumur bor Artesis untuk beragam keperluan baik perumahan, Hotel dan Industri.Pengeboran Dilakukan dengan Mesin Bor Khusus yang relatif lebih cepat dan memiliki kemampuan yang cukup untuk memperoleh kedalaman sesuai dengan sumber air yang ada. 30 -200 meter.

Hubungi

Tel/Fax :021-73888872, 021-7372864,021-70692409

www.dunia-air.com

Mengatasi Masalah Air Bau, Keruh, Kuning, Tercemar Logam dll, GARANSI.

Air Bersih, Kini Tidak Masalah Lagi

Jasa Kontraktor Sumur Bor Jakarta

Solusi Air Bersih
Sumur Bor Dalam Artesis Submersible
Pabrik Hotel Sekolah Perumahan Industri



Solusi Air Bersih Sumur Bor Dalam Artesis Submersible
Team Dunia-Air

Tel/Fax :

021-73888872, 021-70692409,021-7372864

Marketing Office:

Jl. Mawar No.36 Bintaro Jakarta

12330

Email :
info@dunia-air.com


Air Bersih Keperluan
Pabrik Hotel Ruko Rukan Perumahan Sekolah Industri






Sumur artesis

sumur bor


sumur submersible


Team Dunia-Air.com

Solusi Air Bersih Sumur Bor Dalam Artesis Submersible

Kami perusahaan bergerak khusus dibidang kontraktor Pengeboran air bersih Pabrik,Perumahan,Hotel,Apartemen,Industri dan Bangunan komersial lainnya.

Dengan Management SDM yang ada Kami terus meningkatkan kinerja dan juga menambah berbagai layanan untuk meningkatkan mutu pelayanan kami kepada para pelanggan yang telah dibina sejak 1972.

Saat ini Kami didukung oleh 20 Orang tenaga Ahli yang telah berpengalaman Dalam pembuatan Sumur Bor Sumur Dalam Sumur Submersible atau Sumur Artesis . Dan juga pekerjaan dibidang Mechanical engineering, Sipil maupun konstruksi.


PRODUK DAN JASA YANG KAMI TAWARKAN ADALAH :

Jasa Pembuatan Sumur bor

Pengeboran dilakukan Mesin Bor Khusus yang relatif lebih cepat dan memiliki kemampuan yang cukup untuk memperoleh kedalaman sesuai dengan sumber air yang ada. pengeboran yang lebih dalam kondisi air yang bermasalah seperti air bau, air kuning, air kering dan lainnya dapat diatasi tanpa menggunakan filter .

*

Jasa Pembuatan Sumur bor Jetpump 25 m s/d 60m
Diameter jambang Pipa maksimum 4 Inch dan Pompa Yang digunakan dapat menggunakan Jetpump

*

Jasa Pembuatan Sumur bor Semi Artesis 40 s/d 100
o

Diameter jambang pipa maksimum 5” dan dapat menggunakan Pompa submersible 1 – 1,5 HP .

*

Jasa Pembuatan Sumur Artesis 60 m s/d 200 m
o

Diameter jambang pipa maksimum 6” dan dapat menggunakan Pompa Submersible 2-5 HP



Solusi Air Bersih Sumur Bor Dalam Artesis Submersible
Dunia-Air.Com

Sumur Bor Artesis Solusi Air Bersih Industri Pabrik Perumahan Hotel

Peralatan

Saat ini kami di dukung oleh 5 Buah Mesin berkapasitas sampai 200 meter dan 2 Buah Mesin kapasitas Menengah mampu 80 meter.
Serta Peralatan pendukung DISASTER RECOVERY PLAN membantu kami jika terjadi gangguan – gangguan di lapangan yang diakibatkan oleh berbagai hal.

Peralatan mesin rotary dan Hydrolix sangat efisien, cepat , tidak memerlukan space / tempat luas.

Kami juga didukung oleh peralatan GEOLISTRIK , mampu mendeteksi kandungan tanah , batuan yang mengandung air bermetoda RESISTIVITY.

Dengan dukungan peralatan, Tenaga ahli ,kami yakin mampu untuk menjawab setiap tantangan untuk menjawab kebutuhan akan air bersih bagi pelanggan kami.

STANDART HARGA KHUSUS DKI JAKARTA

Harga untuk Jasa yang kami tawarkan adalah :
Kemampuan untuk melakukan pengeboran sampai 200 meter.

Pengeboran dengan Diameter Pipa 4” adalah sebesar Rp 150.000,- /meter
Pengeboran dengan Diameter Pipa 5” adalah sebesar Rp 225.000,-/meter
Pengeboran dengan Diameter Pipa 6” adalah sebesar Rp 250.000,-/meter

* Harga tersebut berlaku untuk pengeboran di Lokasi DKI Jakarta saja.
* Harga tersebut belum termasuk Pompa, Pipa dan sambungan
* Harga belum termasuk Ppn & Pph Jasa

STANDART HARGA UNTUK DI P. Jawa

Harga untuk Jasa yang kami tawarkan adalah :
Kemampuan untuk melakukan pengeboran sampai 200 meter.

Pengeboran dengan Diameter Pipa 4” adalah sebesar Rp 250.000,- /meter
Pengeboran dengan Diameter Pipa 5” adalah sebesar Rp 325.000,-/meter
Pengeboran dengan Diameter Pipa 6” adalah sebesar Rp 400.000,-/meter

* Harga tersebut berlaku untuk pengeboran di Lokasi pulau Jawa saja.
* Harga tersebut belum termasuk Pompa, Pipa dan sambungan
* Harga belum termasuk Ppn & Pph Jasa
* Harga belum termasuk Biaya Transportasi ,akomodasi Tenaga Ahli di Lapangan.

STANDART HARGA UNTUK DI LUAR P. Jawa
( Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Irian )

Harga Jasa kami adalah :
Kemampuan untuk melakukan pengeboran sampai dengan 200 meter.

Pengeboran dengan Diameter Pipa 4” adalah sebesar Rp 400.000,- /meter
Pengeboran dengan Diameter Pipa 5” adalah sebesar Rp 550.000,-/meter
Pengeboran dengan Diameter Pipa 6” adalah sebesar Rp 700.000,-/meter

* Harga tersebut berlaku untuk pengeboran di Lokasi luar pulau jawa.
* Harga tersebut belum termasuk Pompa, Pipa dan sambungan
* Harga belum termasuk Ppn & Pph Jasa
* Harga belum termasuk Biaya Transportasi Dan akomodasi Tenaga Ahli di Lapangan.

HARGA LAINNYA :

*

Jasa Pemasangan / Penggantian Pompa Submersible 1 HP s/d 2 HP kedalaman Max 60 m : Rp 1.500.000,-
*

Jasa Pemasangan / Penggantian Pompa Submersible 3 HP s/d 5 HP kedalaman Max 100 M : Rp 2.000.000,-
*

Jasa Pemasangan / Penggantian Pompa Submersible 5HP < Kedalaman Max 150 meter Rp 3.000.000,-
*

Jasa Pemasangan / Service Pompa Jetpump 250 VA s/d 600 VA kedalaman Max 40 M Rp 750.000,-
*

Jasa Service Ringan Rp 250.000,-

METODA PEMBAYARAN

Dalam kegiatan exploarasi ini khusus di DKI Jakarta, Kami tidak meminta DP ataupun pembayaran dimuka . Pembayaran baru dilakukan setelah pekerjaan 100 % Selesai.

Khusus untuk pembelian Pipa / Pompa atau bahan lainnya melalui kami, pembayaran dimuka sebesar jumlah pipa / pompa , dan jika ternyata pemakaian bahan tersebut lebih barang tersebut dapat dikembalikan tanpa di potong biaya apapun.
HARGA BAHAN PIPA / POMPA

Untuk harga Bahan yang dibutuhkan Seperti Pompa, Pipa PVC ataupun Pipa Besi Mengikuti harga pricelist dari distributor produk tersebut.

Solusi Air Bersih Sumur Bor Dalam Artesis Submersible


Dapatkan Penawaran Harga Menarik
Dengan Menghubungi Kami Sekarang!

Team Dunia-Air.Com
Tel/Fax :021-73888872,021-7372864,021-70692409

Marketing Office:
Jl. Mawar No.36 Bintaro Jakarta Selatan 12330

Email :
Info@dunia-air.com

links

Solusi Air Bersih Sumur Bor Dalam Artesis Submersible

Sumur Bor Artesis Solusi Air Bersih Industri, Pabrik,Perumahan, Hotel

Jasa Pembuatan Sumur Bor Artesis

Jasa Kontraktor Proyek Pembuatan Sumur Bor Artesis Air Tanah Perumahan, Hotel maupun Industri

Didukung Ahli dan Tukang Berpengalaman Kami Menawarkan Jasa pembuatan sumur bor Artesis untuk beragam keperluan baik perumahan, Hotel dan Industri.Pengeboran Dilakukan dengan Mesin Bor Khusus yang relatif lebih cepat dan memiliki kemampuan yang cukup untuk memperoleh kedalaman sesuai dengan sumber air yang ada. 30 -200 meter.

Hubungi

Tel/Fax :021-73888872, 021-7372864,021-70692409

www.dunia-air.com

Mengatasi Masalah Air Bau, Keruh, Kuning, Tercemar Logam dll, GARANSI.

Air Bersih, Kini Tidak Masalah Lagi

Harga Biaya Pembuatan Sumur Bor Artesis

Jasa Pembuatan Sumur Bor Artesis

Jasa Kontraktor Proyek Pembuatan Sumur Bor Artesis Air Tanah Perumahan, Hotel maupun Industri

Didukung Ahli dan Tukang Berpengalaman Kami Menawarkan Jasa pembuatan sumur bor Artesis untuk beragam keperluan baik perumahan, Hotel dan Industri.Pengeboran Dilakukan dengan Mesin Bor Khusus yang relatif lebih cepat dan memiliki kemampuan yang cukup untuk memperoleh kedalaman sesuai dengan sumber air yang ada. 30 -200 meter.

Hubungi

Tel/Fax :021-73888872, 021-7372864,021-70692409

www.dunia-air.com

Mengatasi Masalah Air Bau, Keruh, Kuning, Tercemar Logam dll, GARANSI.

Air Bersih, Kini Tidak Masalah Lagi

Harga Jasa Sumur Bor

STANDART HARGA KHUSUS DKI JAKARTA

Harga untuk Jasa yang kami tawarkan adalah :
Kemampuan untuk melakukan pengeboran sampai dengan 200 meter.

Pengeboran dengan Diameter Pipa 4” adalah sebesar Rp 150.000,- /meter
Pengeboran dengan Diameter Pipa 5” adalah sebesar Rp 225.000,-/meter
Pengeboran dengan Diameter Pipa 6” adalah sebesar Rp 250.000,-/meter

* Harga tersebut berlaku untuk pengeboran di Lokasi DKI Jakarta saja.
* Harga tersebut belum termasuk Pompa, Pipa dan sambungan
* Harga belum termasuk Ppn & Pph Jasa

STANDART HARGA UNTUK DI P. Jawa

Harga untuk Jasa yang kami tawarkan adalah :
Kemampuan untuk melakukan pengeboran sampai dengan 200 meter.

Pengeboran dengan Diameter Pipa 4” adalah sebesar Rp 250.000,- /meter
Pengeboran dengan Diameter Pipa 5” adalah sebesar Rp 325.000,-/meter
Pengeboran dengan Diameter Pipa 6” adalah sebesar Rp 400.000,-/meter

* Harga tersebut berlaku untuk pengeboran di Lokasi pulau Jawa saja.
* Harga tersebut belum termasuk Pompa, Pipa dan sambungan
* Harga belum termasuk Ppn & Pph Jasa
* Harga belum termasuk Biaya Transportasi Dan akomodasi Tenaga Ahli di Lapangan.

STANDART HARGA UNTUK DI LUAR P. Jawa ( Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Irian )

Harga untuk Jasa yang kami tawarkan adalah :
Kemampuan untuk melakukan pengeboran sampai dengan 200 meter.

Pengeboran dengan Diameter Pipa 4” adalah sebesar Rp 400.000,- /meter
Pengeboran dengan Diameter Pipa 5” adalah sebesar Rp 550.000,-/meter
Pengeboran dengan Diameter Pipa 6” adalah sebesar Rp 700.000,-/meter

* Harga tersebut berlaku untuk pengeboran di Lokasi luar pulau jawa.
* Harga tersebut belum termasuk Pompa, Pipa dan sambungan
* Harga belum termasuk Ppn & Pph Jasa
* Harga belum termasuk Biaya Transportasi Dan akomodasi Tenaga Ahli di Lapangan.

HARGA LAINNYA :

* Jasa Pemasangan / Penggantian Pompa Submersible 1 HP s/d 2 HP kedalaman Max 60 m : Rp 1.500.000,-
* Jasa Pemasangan / Penggantian Pompa Submersible 3 HP s/d 5 HP kedalaman Max 100 M : Rp 2.000.000,-
* Jasa Pemasangan / Penggantian Pompa Submersible 5HP < Kedalaman Max 150 meter Rp 3.000.000,-
* Jasa Pemasangan / Service Pompa Jetpump 250 VA s/d 600 VA kedalaman Max 40 M Rp 750.000,-
* Jasa Service Ringan Rp 250.000,-

METODA PEMBAYARAN

Dalam kegiatan exploarasi ini khusus di DKI Jakarta, Kami tidak meminta DP ataupun pembayaran dimuka untuk kegiatan Jasa tersebut. Pembayaran baru dilakukan setelah pekerjaan 100 % Selesai.

Khusus untuk pembelian Pipa / Pompa atau bahan lainnya melalui kami, pembayaran dimuka sebesar jumlah pipa / pompa yang dibutuhkan, dan jika ternyata pemakaian bahan tersebut lebih barang tersebut dapat dikembalikan tanpa di potong biaya apapun.
HARGA BAHAN PIPA / POMPA

Untuk harga Bahan yang dibutuhkan Seperti Pompa, Pipa PVC ataupun Pipa Besi Mengikuti harga pricelist dari distributor produk tersebut.

Jasa Pembuatan Sumur Bor Artesis

Jasa Kontraktor Proyek Pembuatan Sumur Bor Artesis Air Tanah Perumahan, Hotel maupun Industri

Didukung Ahli dan Tukang Berpengalaman Kami Menawarkan Jasa pembuatan sumur bor Artesis untuk beragam keperluan baik perumahan, Hotel dan Industri.Pengeboran Dilakukan dengan Mesin Bor Khusus yang relatif lebih cepat dan memiliki kemampuan yang cukup untuk memperoleh kedalaman sesuai dengan sumber air yang ada. 30 -200 meter.

Hubungi

Tel/Fax :021-73888872, 021-7372864,021-70692409

www.dunia-air.com

Mengatasi Masalah Air Bau, Keruh, Kuning, Tercemar Logam dll, GARANSI.

Air Bersih, Kini Tidak Masalah Lagi

Jasa Kontraktor Sumur Artesis

roduk Dan Jasa yang kami tawarkan adalah :

Jasa Pembuatan Sumurbor

Pengeboran dilakukan dengan Mesin Bor Khusus yang relatif lebih cepat dan memiliki kemampuan yang cukup untuk memperoleh kedalaman sesuai dengan sumber air yang ada. Dengan pengeboran yang lebih dalam kondisi air yang bermasalah seperti air bau, air kuning, air kering dan lainnya dapat diatasi tanpa menggunakan filter .

* Jasa Pembuatan Sumurbor Jetpump 25 m s/d 60m
Diameter jambang Pipa maksimum 4 Inch dan Pompa Yang digunakan dapat menggunakan Jetpump

* Jasa Pembuatan Sumurbor Semi Artesis 40 s/d 100
o Diameter jambang pipa maksimum 5” dan dapat menggunakan Pompa submersible 1 – 1,5 HP .

* Jasa Pembuatan Sumur Artesis 60 m s/d 200 m
o Diameter jambang pipa maksimum 6” dan dapat menggunakan Pompa Submersible 2-5 HP

Jasa Service / perbaikan / penggantian Berbagai macam pompa air

Layanan ini adalah perbaikan baik Suku cadang, maupun gangguan yang diakibatkan oleh sumur yang bermasalah maupun gangguan lainnya.

Jasa Pembuatan Sumur Bor Artesis

Jasa Kontraktor Proyek Pembuatan Sumur Bor Artesis Air Tanah Perumahan, Hotel maupun Industri

Didukung Ahli dan Tukang Berpengalaman Kami Menawarkan Jasa pembuatan sumur bor Artesis untuk beragam keperluan baik perumahan, Hotel dan Industri.Pengeboran Dilakukan dengan Mesin Bor Khusus yang relatif lebih cepat dan memiliki kemampuan yang cukup untuk memperoleh kedalaman sesuai dengan sumber air yang ada. 30 -200 meter.

Hubungi

Tel/Fax :021-73888872, 021-7372864,021-70692409

www.dunia-air.com

Mengatasi Masalah Air Bau, Keruh, Kuning, Tercemar Logam dll, GARANSI.

Air Bersih, Kini Tidak Masalah Lagi

Sumur Bor Submersible Untuk Industri, Pabrik, Perumahan dan Hotel

Sumur Bor Submersible Untuk Industri, Pabrik, Perumahan dan Hotel

Penjelasan :

Air bersih merupakan kebutuhan vital untuk berbagai kegiatan maupun kebutuhan akan produksi, Perusahaan kami berusaha untuk menjawab kebutuhan akan air bersih di lingkungan Rumah, Pabrik, Rumah sakit, apartment, Hotel dan Public Property lainnya .

PT Menara Asia Global salah satu perusahaan konsultan pengeboran air yang memiliki pengalaman yang cukup lama berkecimpung pada kegiatan explorasi air tanah, serta dengan tenaga ahli yang berpengalaman serta dukungan peralatan pengeboran yang cukup berusaha untuk menjawab setiap tantangan dalam kegiatan explorasi untuk mencari sumber air untuk memenuhi kebutuhan akan air bersih di Rumah, Pabrik atau public property lainnya .

Kami juga dapat membantu anda yang memiliki kesulitan air bersih yang diakibatkan oleh Kandungan ZAT BESI yang sangat tinggi sehingga air menjadi bau besi, kuning dan sangat menggangu serta merusak property anda. Dengan pengeboran yang lebih dalam lagi kondisi air bau, kuning dan lainnya dapat diatasi tanpa menggunakan filter .

Dengan dukungan peralatan mesin , tenaga ahli , vendor serta armada kami yakin dapat menjawab setiap tantangan untuk menjawab kebutuhan air bersih bagi pelanggan kami .

SOLUSI YANG DIBERIKAN DENGAN PEMBUATAN SUMUR BOR DALAM / ARTESIS

Sumur Bor yang dalam ( DEEP WELL DRILLING ) memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan penggunaan Filter Air untuk memproses air baku yang tidak memenuhi syarat air bersih menjadi air bersih .

Penggunaan Filter air memerlukan perawatan dan pemeliharaan yang cukup merepotkan serta membutuhkan biaya perawatan yang cukup tinggi .

Dengan menggunakan SUMUR BOR DALAM ( DEEP WELL DRILLING ) masalah tersebut bisa diatasi karena kecenderungan kondisi tanah yang memiliki kandungan air yang jelek / tidak memenuhi syarat air bersih tersebut biasanya berkisar di kedalaman 12 m s/d 40 meter .

Khusus untuk dilokasi yang memiliki kadar Garam yang tinggi , semisal di daerah pesisir pantai , kedalaman pengeboran bisa mencapai diatas 100 meter untuk memperoleh air bersih . hanya saja kualitas dari air di kedalam ini memiliki kontur warna tersendiri dan juga suhu diatas suhu air biasa . Akan tetapi kualitas air ini layak untuk digunakan sebagai air bersih untuk mandi , cuci dan kegiatan komersial lainnya .

SUMUR BOR DALAM / ARTESIS MENGATASI AIR KUNING , BAU / ZAT BESI YANG TINGGI

Di beberapa daerah di DKI Jakarta, Dan sekitarnya, bahkan di sebagian besar wilayah Indonesia, banyak dikeluhkan kondisi air yang kuning, Bau besi atau bau karat serta mengandung Zat besi ( Fe ) yang diambang batas yang diperbolehkan oleh PDAM / PAM . Hal ini dikeluhkan oleh masyarakat dikarenakan sifatnya yang merusak sehingga jika digunakan untuk mencuci baju, dalam sekian waktu tertentu baju tersebut akan menjadi kuning atau tidak putih lagi, Dan jika digunakan untuk mandi di kulit akan terasa tidak nyaman. Bahkan Jika digunakan untuk mengepel lantai , maka lantai akan rusak menjadi warna kuning dan merusak kamar mandi , halaman depan , carport , dan bahkan mobil kesayangan anda .

Kondisi ini banyak merugikan pengguna air, Biasanya dengan melakukan pengeboran yang dalam Kondisi air ini dapat diatasi, hanya saja di beberapa daerah kondisi pengeboran yang dikarenakan lokasi di kedalaman tertentu memiliki kontur tanah berbatu sehingga untuk beberapa perusahaan pengeboran local ( Tukang Pantek sumur ) tidak dapat diatasi karena keterbatasan alat – alat pengeboran .

Di kami untuk dilokasi berbatu kami sudah berpengalaman untuk mengatasi berbagai jenis batuan tanah, hanya saja waktu yang diperlukan untuk melakukan kegiatan explorasi tersebut sedikit terlambat dari jadwal biasanya dan untuk itu pelanggan sebelum melakukan kegiatan explorasi, menentukan konsultan pengeboran juga harus teliti sebelum melakukan kontrak explorasi air tanah .

SUMUR BOR DALAM / ARTESIS UNTUK MENGATASI AIR ASIN / BERGARAM

Di beberapa daerah di pesisir pantai kebutuhan air tanah atau air tawar juga sangat tinggi , dikarenakan air tanah yang tawar ini merupakan kebutuhan vital bagi sumber kehidupan penduduk di sekitarnya .

Hanya saja kegiatan explorasi untuk memperoleh air tawar dan bersih di lokasi pesisir pantai dirasa cukup sulit hali ini dikarenakan pengeboran yang relative sangat dalam bahkan bisa mencapai 200 meter lebih .

Dengan pembuatan sumur bor air dalam / artesis kesulitan untuk memperoleh air bersih ini dapat dilakukan dengan baik , dan banyak hotel , resort yang dipinggir pantai memanfaatkan sumber air ini untuk aktifitas komersial mereka .

Dengan bekal pengalaman dalam kegiatan explorasi air tanah kami siap untuk membantu aktifitas komersial anda dengan memenuhi kebutuhan air bersih dengan pengeboran sumur dalam .

PENENTUAN TITIK LOKASI PENGEBORAN DENGAN MENGGUNAKAN GEOLISTRIK

Salah satu tekhnik untuk menentukan titik pengeboran dengan lokasi yang memiliki cekung air / sumber air yang banyak (AKUIFER) adalah dengan metoda GEOLISTRIK .

Metoda ini memerlukan lahan untuk dilakukan survey yang cukup luas untuk mencari cekungan air (AKUIFER) di dalam tanah. Dengan menggunakan tekhnik RESISTIVITY maka dapat ditentukan tahanan yang disesuaikan dengan kontur tanah / jenis batuan yang merupakan sumber air. Sehingga dapat ditentukan kedalam yang ideal untuk mencapai air yang cukup banyak dan kualiatas yang baik .

Dikarenakan Peralatan GEOLISTRIK ini cukup mahal, maka setiap pengeboran yang ingin melakukan survey terlebih dahulu dikenakan biaya tambahan. Kegiatan survey GEOLISTRIK ini bisa memperoleh informasi keadaan tanah hingga 150 meter.

More Info:

Tel. 021-73888872,021-7372864,021-70692409
www.dunia-air.com
Dunia Pompa : Dunia Pompa Air Bersih Sumur Bor Artesis Atasi Bau Kering Kuning Tercemar dan Keruh


Tuntaskan Masalah Air Bersih 021-73888872

Pengeboran sumur bor berhasil

Pengeboran sumur bor berhasil
Warga Noborejo nikmati air bersih

SALATIGA - Warga Kelurahan Noborejo Kecamatan Argomulyo Salatiga dalam waktu dekat bisa menikmati air bersih dari sumur artetis (sumur bor). Pasalnya pengeboran yang dilakukan oleh perusahaan asal Surabaya sudah mendekati selesai.

Proyek pengadaan sumur bor dengan dana APBD 2007 itu di empat titik wilayah Salatiga, tiga titik sudah berhasil, sementara satu titik akan dilakukan pengeoboran pekan depan. Titik yang belum dibor adalah di Dukuh Gamol Kelurahan Dukuh, Salatiga.

Pengadaan sumur bor di dataran tinggi sisi barat dan timur Salatiga itu sudah diupayakan sejak akhir tahun anggaran 2005. Namun proyek yang setiap sumurnya bernilai Rp 115 juta itu gagal total. Tahun 2007 ini nampaknya ada keberhasilan.

Kepala DPU Ir Saryono, kemarin, membenarkan hal ini. Menurutnya, untuk sumur bor di Noborejo memiliki debit sangat tinggi karena tepat pada tuk (sumber) air. ’’Bisa jadi sumur bor di tempat itu nantinya di kelola PDAM,’’ ungkap Saryono.

71 meter
Hal ini dibenarkan Dayun Suyanto (40) karyawan PT Tirta Buana Sakti Surabaya selaku rekanan penggarap sumur bor. Dayun mengaku, pengeboran di Noborejo sudah berjalan 20 hari, dengan kedalaman 71 meter dari rencana 130 meter.

Dikatakan, kalau 71 meter sudah keluar air, kemungkinan pengeboran tidak dilanjutkan, karena debit airnya sangat tinggi. ’’Ketika pipa dan mata bor saya angkat ke atas, terdengar sura gemuruh dari dalam sumur. Ini menunjukkan kalau di dalam ada mata air yang deras, bahkan kemungkinan sungai bawah tanah,’’ ucap Dayun.

Atas keberhasilan ini, beberapa pejabat pemkot sempat datang ke lokasi sumur bor di Noborejo untuk mengecek. Mereka berharap di Noborejo tak lagi kekeringan pada musim kemarau.

’’Saya meminta pengeboran diperdalam untuk mencari titik air (sumur) yang lebih besar, sehingga kemanfaatannya nanti akan lebih besar,’’ jelas Ir Saryono.

Tentang adanya sumur dengan sumber air di Noborejo yang cukup besar ini membuat warga sekitar berdatangan. Mereka ingin tahu, bahkan ada warga yang sengaja memasukkan tambang plastik sepanjang 150 meter ke dalam sumur yang ujungnya diberi botol bekas air minum kemasan.

’’Botol seperti tertarik aliran sungai. Ketika botol ditarik ke atas, ada airnya yang sangat jernih dan dingin sepetri air es,’’ ucap seorang warga. K-13/SR

Dunia Pompa : Dunia Pompa Air Bersih Sumur Bor Artesis Atasi Bau Kering Kuning Tercemar dan Keruh


Tuntaskan Masalah Air Bersih 021-73888872

Sumur Bor Atasi Kesulitan Air Bersih

Sumur Bor Atasi Kesulitan Air Bersih

Wonogiri, Kompas - Kesulitan air bersih yang selama ini dialami warga Dusun Duwet Desa Suci, sekitar 40 kilometer selatan ibu kota Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, sejak Rabu (4/8) teratasi. Melalui proyek pengeboran air bawah tanah sedalam 160 meter bantuan Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, sekitar 500 keluarga di dusun itu tidak perlu berjalan jauh untuk memperoleh air bersih seperti selama ini.

Proyek pengeboran tersebut diresmikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro bersama Bupati Wonogiri H Begug Poernomosidi kemarin.

"Saya memberi bantuan ini dengan harapan kebutuhan air bersih masyarakat Wonogiri terpenuhi. Sesungguhnya potensi air tanah goa-goa bawah tanah Wonogiri sangat besar, namun dibutuhkan teknologi serta biaya tidak kecil untuk mengeksplorasi," kata Purnomo Yusgiantoro. Ia juga membantu hidran dan 10 tandon air.

Menurut data Kabupaten Wonogiri dengan luas wilayah 1.822,36 kilometer persegi, sebagian besar wilayahnya berupa pegunungan kapur yang tandus dan berbatu. Wilayah yang kekeringan terparah selama ini, Kecamatan Pracimantoro, Kecamatan Girintontro, dan Kecamatan Paranggupito di bagian selatan Wonogiri.

"Selama ini, penduduk desa yang tidak memiliki sumber air berjalan kaki (ngangsu) sejauh 1-5 kilometer adalah biasa. Bila musim kemarau tiba, penduduk membeli air dari mobil tangki seharga Rp 50.000-Rp 90.000 tiap tangki," kata Begug.

Menurut kalkulasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri, tiap tahun dana yang dikeluarkan masyarakat tidak kurang dari Rp 7,9 miliar untuk membeli air bersih. Dengan adanya sumur bor air bawah tanah di Desa Suci, penduduk tidak perlu lagi membeli air dari kota Kecamatan Pracimantoro sejauh 7 kilometer. Mereka juga tidak perlu berjalan satu kilometer ke jalan raya Pracimantoro-Giritontro untuk membeli air dari mobil tangki. Terlebih lagi, menurut rencana, air bawah tanah itu akan dialirkan melalui 10 tandon air.

Dua sumur bor

Dengan diresmikannya sumur bor itu, kini di Pracimantoro terdapat dua sumur bor air bersih. Sumur serupa di Desa Bohol dibangun dengan bantuan Yamaha Indonesia, tahun 2003, diresmikan Menteri Lingkungan Hidup.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kabupaten Wonogiri Sutomo Sutowidjojo mengatakan, proyek pengeboran air bawah tanah itu dilakukan di kawasan pegunungan karst. Pengeboran ini merupakan salah satu upaya pemanfaatan potensi air tanah di pegunungan karst tersebut. "Setelah sumur selesai dibuat dengan teknik pengeboran, langkah selanjutnya adalah penyedotan air dengan bantuan genset listrik," kata Sutomo.

Menurut perhitungan Sutomo, saat ini debit air yang dihasilkan sekitar 5 liter per detik untuk melayani kebutuhan tiga dusun dengan penduduk terlayani sekitar 500 keluarga. "Kami masih terus memperdalam pengeboran dan bila mencapai angka 200-250 meter, diharapkan debit air yang diambil lebih besar," tambah Sutomo.

Menurut pemetaan kebutuhan air bersih di Wonogiri, wilayah kekeringan yang harus diatasi terdapat di 10 kecamatan, meliputi 55 desa, dengan penduduk yang terkena imbas kekeringan 19.664 keluarga atau 98.320 jiwa. Dari 10 kecamatan tersebut, 23.500 jiwa di 18 desa pada Kecamatan Pracimantoro, Kecamatan Girintontro, dan Kecamatan Paranggupito mengalami kekeringan terparah karena tak ada sumber air permukaan di wilayah itu
Dunia Pompa : Dunia Pompa Air Bersih Sumur Bor Artesis Atasi Bau Kering Kuning Tercemar dan Keruh


Tuntaskan Masalah Air Bersih 021-73888872

World Water Forum

World Water Forum

Partners Organisations:

* World Water Council
* World Water Vision
* Global Water Partnership
* Water for Food
* Water and Nature
* Vision 21 - Water for People
* Framework for Action

International Organisations:

* International Water Services Association (IWSA)
* International Water Resources Association (IWRA)
* International Association on Water Quality (IAWQ)
* European Union of National Associations of Water Suppliers and Waste Water Services EUREAU)
* American Water Works Association (AWWA)
* American Water Resources Association (AWRA)
* Canadian Water Resources Association (CWRA)
* Stockholm International Water Institute (SIWI)
* Inter-American Water Resources Network (IWRN)
* Water Center for the Humid Tropics ofLatin America and the Caribbean (CATHALAC)
* Junior Chamber International: World Wide Water Awareness
* Watershed Management Counci

Dunia Pompa : Dunia Pompa Air Bersih Sumur Bor Artesis Atasi Bau Kering Kuning Tercemar dan Keruh


Tuntaskan Masalah Air Bersih 021-73888872

Kekeringan, Instansi Berlomba Bikin Proyek

Kekeringan, Instansi Berlomba Bikin Proyek

Masalah kekeringan yang menyebabkan penduduk di Jawa Tengah kekurangan air dan rawan penyakit banyak dimanfaatkan berbagai instansi untuk mengajukan proyek guna mengatasi kekeringan. Proyek yang diajukan meliputi pipanisasi sumber air dan pemberdayaan sumur dalam. Diduga proyek itu diajukan supaya dapat bagian dari alokasi dana APBD Jateng yang jumlahnya lebih dari Rp 60 milyar.

Anggota DPRD Jateng Suryo Sumpeno dari F-PDIP, Senin (15/7), mengemukakan, Gubernur Jateng Mardiyanto harus selektif dalam meneliti usulan proyek-proyek dari bupati/walikota di berbagai daerah. Jangan sampai masalah kekeringan yang menyebabkan penduduk susah ini hanya ditangani sporadis saja.

"Gubernur perlu segera menerjunkan aparatnya ke daerah-daerah yang kekeringan supaya dapat mendata dengan akurat, daerah-daerah yang kritis dan mendesak segera ditangani dengan bantuan apa saja," kata Suryo Sumpeno yang juga Ketua F-PDIP.

Suryo menegaskan, pengajuan proyek-proyek sebaiknya diabaikan lebih dulu karena saat masalah kekurangan air maupun rawan pangan masih bisa diatasi.

Berdasarkan keterangan di Pemprov Jateng, hingga pertengahan Juli sejumlah kabupaten dan kota telah mengajukan proposal proyek penanggulangan kekeringan. Proyek itu bernilai variatif mulai dari proyek Rp 200 juta hingga Rp 3,9 milyar.

Data dari Kantor Badan Informasi, Komunikasi dan Kehumasan (BIKK) Provinsi Jateng menyebutkan, dalam penanggulangan kekeringan pihak Pemprov Jateng telah mengalokasikan anggaran dari pos anggaran Program Ketahanan Pangan Rp 25,4 milyar, kemudian dari pos anggaran sektor Pengairan Rp 27,4 milyar serta pos anggaran Penanggulangan Bencana Rp 10 milyar. Selain itu, Pemprov juga mengajukan permintaan dana block grant Rp 1,3 Yen kepada pemerintah Jepang untuk mengatasi kekeringan di daerah itu.

Kepala Kantor Informasi dan Komunikasi Kabupaten Pemalang Sutedjo menyatakan, pihaknya termasuk salah satu kabupaten yang mengusulkan proyek pengembangan air bersih di Desa Belik, Pulosari, dan Penakir di Kabupaten Pemalang. Proyek itu untuk mengatasi kerawan air di musim kekeringan yang selama ini melanda 23.000 jiwa penduduk di Kecamatan Pulosari maupun Kecamatan Belik. Jika proyek disetujui dan dikerjakan akan menelan biaya Rp 3,9 milyar.

Anggota DPRD Jateng Sutoyo Abadi mengingatkan, perbaikan pengairan yang dapat dialihkan dananya untuk membantu penduduk memperoleh tambahan makanan selama musim kekeringan. Makanan tambahan diperlukan karena banyak penduduk karena kekurangan uang sehingga tidak mampu membeli bahan pangan yang memenuhi syarat gizinya. (
Dunia Pompa : Dunia Pompa Air Bersih Sumur Bor Artesis Atasi Bau Kering Kuning Tercemar dan Keruh


Tuntaskan Masalah Air Bersih 021-73888872

Peran DTLGKP Dalam Pengeboran Air Tanah Dangkal Di Banda Aceh Dan Sekitarnya

Peran DTLGKP Dalam Pengeboran Air Tanah Dangkal Di Banda Aceh Dan Sekitarnya

1. PENDAHULUAN

Gempa bumi dengan kekuatan 8,9 skala Richter disusul dengan tsunami yang mencapai lebih dari 5 kilomenter kearah daratan yang menimpa daerah Aceh dan Sumatera Utara pada hari Minggu, 26 Desember 2004, telah mengakibatkan kerusakan yang sangat besar serta ratusan ribu orang meniggal dunia. Sedangkan yang masih hidup tidak mempunyai tempat tinggal lagi dan terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Kejadian yang mendadak dan tidak terduga ini, memaksa pengungsi menempati lokasi seadanya dengan fasilitas sangat terbatas. Lokasi pengungsian ini sebelumnya merupakan sarana umum seperti stasiun TVRI, Gedung social, Mesjid, Gedung Sekolah dan fasilitas social lainnya., sehingga prasarana dan sarana tidak memenuhi syarat sebagai tempat pengungsian, salah satunya sarana yang bersih.

Sebagai wujud kepedulian DESDM melalui Direktorat Tata Lingkungan Geologi dan Kawasan Pertambangan, Dit Jen GSDM melalui suratnya No.07/40/DTG/2005 merencanakan bantuan sarana air bersih untuk korban gempa bumi dan Tsunami di daerah Aceh dan Sumatra Utara, melalui pembuatan sumur pasak atau sumur bor dangkal sebanyak 100 buah (surat terlampir). Untuk tahap pertama telah dilakukan pembuatan sumur bor dangkal dengan diameter 4 inc sebanyak 8 buah dilengkapi dengan pompa jetpump, bak air serta tiang penyangganya, yang tersebar dilokasi pengungsian Banda Aceh dan Aceh Besar.

Bantuan sarana air bersih ini dimaksudkan untuk membantu mengatasi kesulitan akan air bersih terutama dilokasi pengungsian, dengan tujuan agar para pengungsian, dengan tujuan agar para pengungsi mendapatkan air yang layak untuk bahan baku air minum, MCK, maupun keperluan lainnya.

2. PEMILIHAN LOKASI

Untuk mengetahui lokasi pengungsian yang membutuhkan sarana air bersihl, pertama kali tim menghubungi Dinas Perkotaan Dan Pemukiman, Pemerintah Profinsi Nangroe Aceh Darusalam, dan mendapatkan 5 lokasi pengungsian, yaitu TVRI Geu Gajah Katai, Gedung Sosial, Masjid Unsyiah Darusalam, Masjid Lampeuneurut dan Masjid Ulee Kareng. ( surat terlampir)

Berdasarkan keterangan tersebut, maka tim melakukan pengamatan lapangan dan mewawancarai pengungsi setempat apakah betul-betul membutuhkan sarana air bersih.
Dari hasil pengamatan dan wawancara, diketahui bahwa di Masjid Lampeneurut sudah cukup air bersih, sedangkan di Masjid Darussalam pada saat peninjauan sedang dilakukan pengeboran dalam oleh Perusahaan Pembangunan (PP), sehingga dua lokasi dipindahkan Kp. Bung Bakjok, Kec. Kuta Baro, Krueng Raya Malahayati dan rumah pribadi wakil Gubenur (atas permintaan Wagub, karena dirumahnya setiap hari digunakan untuk menginap tamu-tamu dari Jakarta sampai 50 orang, sehingga setiap hari harus dikirim air sebanyak kurang lebih 8000 liter oleh PDAM).

Berdasarkan hsil wawancara dengan pengurus tiap pengungsi didapatkan data : Halaman TVRI Geu Gajah dihuni 4000 orang, gedung social dihuni 3500 orang, mesjid Ulee Kareng dihuni 3000 orang. Kp. Bung Bakjok dihuni 3000 orang, dan Krueng Raya dihuni 3000 orang pengungsi

3. HASIL PENGEBORAN

Setelah dilakukan seleksi lokasi pengeboran, maka dilakukan pengeboran dengan informasi sebagai berikut :
1. Di halaman Gedung Sosial Jl. Cik Ditiro Banda Aceh dilakukan pengeboran sebanyak 2 (dua) sumur bor, dengan diameter 4 inc, kedalaman akuifer yang disadap 6-12 m.bmt (m bawah muka tanah setempat), air tanah jernih tak berbau, tak berasa daya hantar listrik 400 mikro mhos dan 900 mikro mhosm dengan debit 40 liter per menit.
2. Di halaman belakang TVRI Geu Gajah, Mata Ie Aceh Besar dilakukan pengeboran sebanyak 2 (dua) buah, dengan diameter 4 inc, kedalaman berasa, daya hantar listrik 350 mikro mhos dan 900 mikro mhos, dengan debit masing-masing 351/mt.
3. Di Masjid Baitul Solihin Ulee Kareng pengeboran sebanyak 1 buah, dengan kedalaman akuifer yang disadap 6-12m.bmt, air tanah jernih tak berbau, tak berasa, daya hantar listrik 400 mikro mhos, dengan debit 101/mt.
4. Di Krueng Raya Malahayati pengeboran dengan diameter 4 inc, akuier yang disadap 10-18m.bmt, air tanah jernih tak berbau, tak berasa, daya hantar listrik 400 mikro mhos, dengan debit 101/mt.
5. Di lokasi Kp. Bung Bak Jok akuifer yang disadap 6-10 m.bmt, air tanah jernih tak berbau, tak berasa, daya hantar listrik 250 mikro mhos, debit 401/mt.
6. Di rumah pribadi wakil Gubernur, akuifer yang disadap 6-12 mbmt, air tanah jernih tak berbau, tak berasa, daya hantar listrik 350 mikro mhos, dengan debit 401/mt.

4. KESIMPULAN

1. Pembangunan sarana air bersih melalui mengeboran air tanah guna membantu para korban bencana gempa bumi dan tsunami pada tahap pertama telah selesai dilakukan di 6 (enam) lokasi pengungsian di Banda Aceh (sebanyak 8 sarana air bersih).
2. Sebagian air tanah hasil pengeboran di Ulee Kareng dan Bung Bak Jok langsung dipasang alat penjernih dari Pemerintah Turki dan PT. Bintang Mandiri Perkasa (salah satu donatur di Jakarta) sehingga dapat langsung di minum.
3. Air tanah yang dihasilkan dari pembangunan saran air bersih tersebut sangat membantu mengatasi kesulitan air bersih para korban bencana yang berada di lokasi pengungsian setempat.

5. SARAN-SARAN

1. Mengingat masih banyak para korban bencana di berbagai lokasi pengungsian yang membutuhkan air bersih, maka rencana pembangunan saran air bersih dari pemanfaatan air tanah perlu dilanjutkan, baik di Banda Aceh maupun dilokasi yang terkena bencana lainnya seperti Melauboh, Aceh Jaya.
2. Pembuatan sumur pasak atau sumur dangkal sangat membantu, karena waktu pelaksanaannya singkat sehingga air tanah dapat segera dimanfaatkan utnuk memenuhi kebutuhan air bersih.
3. Untuk pengeboran selanjutnya disarankan agar memakai mesin kecil yang mudah dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain, karena dibeberapa tempat bantuannya cukup keras dan padu.





Oleh : Ir. Djoko Warsito & Ir. Fauzi Maimun (Staf Ahli Hidrogeologi - DTLGKP)
Dunia Pompa : Dunia Pompa Air Bersih Sumur Bor Artesis Atasi Bau Kering Kuning Tercemar dan Keruh


Tuntaskan Masalah Air Bersih 021-73888872

PROGRAM PENGEBORAN SUMUR DALAM DAN AIR BERSIH

PROGRAM PENGEBORAN SUMUR DALAM DAN AIR BERSIH


بسم الله الرحمن الرحيم


Penggalian Sumur dan Penjernihan Air


Setelah terjadinya bencana tsunami di Aceh, banyak menyisakan sumur-sumur penduduk yang ada menjadi rusak dan sumber-sumber air menjadi tidak layak untuk diminum. Para penduduk merasakan susuhnya untuk mendapatkan air bersih yang layak untuk digunakan.

SCC segera datang meringankan kesusahan penduduk untuk mendapatkan air bersih yang layak digunakan dengan membersihkan sumur-sumur penduduk yang rusak dan memberikan bantuan mesin-mesin penjernihan air sehingga layak dan dapat langsung diminum.

Adapun jenis-jenis bantuan tersebut antara lain:

1. Penggalian sumur dalam sejumlah 21 sumur.
2. Mesin penjernih air berikut sumur dalam sejumlah 4 buah.
3. Mesin penjernih air pada sumur-sumur sejumlah 3 buah.
4. Pembersihan sumur-sumur penduduk sebanyak 500 sumur.

dengan total anggaran sebesar U$ 1.000.000 (satu juta dollar) oelh kontarktor proyek air bersih

Dunia Pompa : Dunia Pompa Air Bersih Sumur Bor Artesis Atasi Bau Kering Kuning Tercemar dan Keruh


Tuntaskan Masalah Air Bersih 021-73888872

90% Sumber Air di Yogya Tercemar Bakteri Coli

90% Sumber Air di Yogya Tercemar Bakteri Coli

YOGYAKARTA - Sekira 90% sumber air di kota Yogyakarta telah tercemar dengan bakteri coli. Hal ini disebabkan karena sistem septictank tradisional masih banyak digunakan warga.

"Selain Yogyakarta adalah kota tua, sistem septictank tradisional masih sangat banyak dipakai," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta Suyana dalam diskusi Potret Sanitasi Kota Yogyakarta di Rumah Seni Cemeti Yogyakarta, Rabu (12/12/2007).

Dengan kondisi seperti ini, kata Suyana, keberadaan bakteri coli yang tinggi sulit diberantas. Kondisi ini masih diperparah dengan sistem pengelolaan sampah di Kota yang belum optimal. Apalagi, sampai sekarang warga kota belum bisa mengelola sampah karena keterbatasan lokasi.

Dari data yang masuk ke Dinas Lingkungan Hidup, setiap harinya warga Yogyakarta mempu memproduksi 300 ton sampah. Dari jumlah itu baru 82% saja yang bisa terangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA) Lempuyangan.

"Masih cukup besar sampah yang belum bisa kita angkut ke TPA. Apalagi kita prediksi TPA Lempuyangan itu mungkin hanya akan mampu beroperasi dan menampung sampah sampai akhir tahun 2012 saja," papar Suyana.
(Satria Nugraha / Trijaya / jri)

Dunia Pompa : Dunia Pompa Air Bersih Sumur Bor Artesis Atasi Bau Kering Kuning Tercemar dan Keruh


Tuntaskan Masalah Air Bersih 021-73888872

Krisis Air Bersih Pasokan Air ke Konsumen Bau dan Berlumpur

krisis air bersih
Pasokan Air ke Konsumen Bau dan Berlumpur

jakarta, kompas - Warga Jakarta dan sekitarnya terus-menerus dihadapkan pada minimnya ketersediaan air bersih. Di beberapa kawasan, seperti di Ciledug, Tangerang, hingga ke jantung Ibu Kota di Senen dan Kemayoran, Jakarta Pusat, warga terpaksa hidup dengan air bau dan berlumpur.

"Sudah sejak belasan tahun lalu warga RW 04 Kelurahan Senen, Jakarta Pusat, tidak punya sumber air bersih sendiri. Mungkin, kalau mengebor hingga kedalaman lebih dari 100 meter, dapat air. Namun, kami tidak punya uang ratusan juta rupiah untuk mendanainya," kata Sugeng (43), warga, Sabtu (24/11).

Air tanah di kawasan Senen, bahkan hingga Kemayoran dan Cempaka Putih, berwarna pekat dan berbau menyengat. Menurut warga, jika dulu air tanah masih dapat dimanfaatkan untuk mencuci dan mandi, kini debit airnya semakin berkurang.

Hal senada dirasakan Heru Alimin (32) dan keluarganya yang tinggal di Ciledug, Tangerang. Menurutnya, sejak setahun terakhir, air sumur sebagian warga di kawasan tersebut keruh. Air bercampur lumpur itu tidak lagi dapat digunakan untuk kebutuhan memasak, apalagi air minum.

"Kami terpaksa langganan air isi ulang tiga galon isi 18 liter per galon setiap minggu. Penggunaannya harus diirit untuk keperluan minum, memasak, dan memandikan bayi kami," kata Heru.

Data BPLH

Data dari Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) DKI, cadangan air tanah di DKI sendiri hanya 23 persen dari total curah hujan per tahun. Namun, kapasitas air tanah yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi masyarakat tidak lebih dari 40 persen. Saat ini, untuk kebutuhan air bersih warga Jakarta, Perusahaan Daerah Air Minum dengan dua perusahaan operator, yaitu PT Pam Lyonaisse Jaya (Palyja) dan PT Thames PAM Jaya (TPJ), mengolah air dari Waduk Jatiluhur dan air baku dari Tangerang.

Namun, tingkat kebocoran saat pendistribusian ke konsumen mencapai 51 persen dari total produksi. Kebocoran terjadi baik karena pencurian maupun kerusakan instalasi. (NEL)
Dunia Pompa : Dunia Pompa Air Bersih Sumur Bor Artesis Atasi Bau Kering Kuning Tercemar dan Keruh


Tuntaskan Masalah Air Bersih 021-73888872

Jasa Sumur Dalam atau Deep Well Service

Jasa Sumur Dalam atau Deep Well Service 021-73888872

Pengelolaan Air tanah (Groundwater) Yang Lestari

Oleh

Bejo Slamet
Departemen Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara
Email : bejo@usu.ac.id

A. Pendahuluan
Pada dasarnya air tanah merupakan sumberdaya alam yang terbarukan (renewable natural resources), dan memainkan peranan penting pada penyediaan pasokan kebutuhan air untuk berbagai keperluan. Mengingat peranannya yang semakin vital, maka pemanfaatan air tanah harus memperhatikan keseimbangan dan pelestarian sumberdaya itu sendiri atau dengan kata lain pemanfaatan air tanah harus berwawasan lingkungan dan lestari (sustainable).
Air tanah sebagai salah satu sumberdaya air, saat ini telah menjadi permasalahan nasional yang cukup komplek, sehingga mutlak dituntut perlunya langkah-langkah nyata untuk memperkecil dampak negatif yang ditimbulkan oleh kegiatan eksploitasi air tanah yang tidak terkendali. Pengelolaan air tanah harus dilakukan secara bijaksana yang bertumpu pada aspek hukum, yakni peraturan yang berlaku di bidang air tanah, serta aspek teknis yang menyangkut pengetahuan ke-air tanah-an (groundwater knowledge) di suatu daerah (Hendrayanaa, 2002).
Penggunaan air tanah berlebihan telah mengakibatkan terjadinya penurunan muka air tanah, penurunan muka tanah (land subsidence), dan intrusi air laut semakin jauh ke darat. Di kota Bandung, penurunan muka air tanah pada akuifer menengah (intermediate well, 40-150 meter) berkisar antara 0,12 - 8,76 meter per tahun dan pada akuifer dalam (deep well, >150 meter) berkisar antara 1,44 - 12,48 meter per tahun. Di Jakarta (di kawasan Cengakareng, Grogol, Cempaka Putih, dan Cakung) telah terjadi penurunan muka air tanah sampai 17 meter (Kementerian Lingkungan Hidup, 2003).
Di Jakarta, penurunan muka air tanah yang dalam dan luas membentuk sebuah kerucut, terjadi di empat kawasan, yaitu wilayah Daan Mogot Barat, Daan Mogot Timur - Kapuk, Cakung - Cilincing, dan Jalan Raya Bekasi - Pondok Ungu yang mencapai 40 - 50 meter di bawah permukaan laut. Dibanding tahun 1999, daerah yang mengalami kerucut penurunan muka air tanah telah bertambah luas, terutama pada akuifer tengah sesuai dengan peningkatan jumlah pengambilan air tanah. Gejala amblesan terjadi di hampir seluruh wilayah Jakarta dengan kisaran 10 - 100 cm. Amblesan yang lebih besar dari 80 cm terjadi di daerah Daan Mogot, Jakarta Barat (Kementerian Lingkungan Hidup, 2003).
Di Semarang, penurunan muka air tanah lebih dari dua meter dihitung dari kondisi awal, bahkan terjadi kerucut penurunan muka air tanah pada kedudukan 20 meter di bawah muka air laut (Kementerian Lingkungan Hidup, 2003).
Di Kabupaten Nganjuk - Jawa Timur, sejak tahun 1996, pada wilayah Kecamatan Gondang, Rejoso, dan Sukomoro, pompa pada sumur dalam (deep well) harus diturunkan 1 - 3 meter di bawah permukaan tanah untuk dapat menaikkan air tanah pada musim kemarau. Pada tahun 1998 pompa harus diturunkan 1 - 5 meter dibawah permukaan tanah untuk dapat menaikkan air pada musim kemarau. Beberapa sumur dangkal (shalow well) tidak dapat dieksploitasi pada musim kemarau karena kedalaman sumur yang relatif dalam, yaitu 12 - 20 meter. Eksploitasi sumur air tanah dengan jarak antar sumur yang rapat (lebih kecil dari jarak optimum) telah meningkatkan penurunan muka air tanah (Liyantono, 2001).
Selain kondisi air tanah (groundwater), ekosistem mata air merupakan salah satu ekosistem lahan basah dan seringkali sebagai permulaan dari sebuah aliran sungai. Sumber air ekosistem mata air adalah aliran air tanah yang muncul ke permukaan tanah secara alami, yang disebabkan oleh terpotongnya aliran air tanah oleh bentuk topografi setempat dan keluar dari batuan. Pada umumnya mata air muncul di daerah kaki perbukitan atau bagian lereng, lembah perbukitan, dan di daerah dataran.
Kondisi daerah resapan (recharge area) sangat berpengaruh terhadap debit mata air dan kualitas airnya. Tata guna lahan pada daerah resapan berpengaruh langsung terhadap bagian air hujan yang masuk ke dalam tanah sebagai aliran air tanah (Grounwater flow) yang nota bene merupakan sumber mata air. Pada saat ini, beberapa daerah resapan mata air (khususnya di P.Jawa) telah mengalami kerusakan yang mengkhawatirkan. Beberapa mata air di daerah Bogor, Purwokerto, dan Malang telah mengalami penurunan debit bila dibandingkan dengan kondisi tahun 1970 an. Apabila tidak ada upaya pengendalian kerusakan ekosistem mata air, maka dapat dipastikan bahwa pemanfaatan mata air di masa mendatang akan terganggu. Penurunan/hilangnya debit mata air juga berarti kerusakan ekosistem mata air secara keseluruhan sebagai salah satu ekosistem lahan basah. Di Wilayah Bogor, hingga Tahun 2001 telah terjadi penurunan debit mata air yang dimanfaatkan oleh PDAM setempat, yaitu sebesar 4 - 15 % (Prastowo, 2001).
Gambaran tersebut merupakan indikasi bahwa pengelolaan sumberdaya air, khususnya air tanah yang bertumpu pada aspek hukum/kelembagaan yang ada dan aspek teknis yang ada saat ini, belum mampu mengatasi dampak negatif yang timbul. Aspek teknis dan aspek hukum serta kelembagaan merupakan dasar dari penyelenggaraan pengelolaan sumberdaya air tanah. Oleh sebab itu kedua aspek tersebut mutlak dibutuhkan untuk mewujudkan penyelenggaraan pengelolaan sumberdaya air bawah tanah yang menjamin kemakmuran bagi seluruh rakyat dalam memanfaatkan air tanah sekaligus menjamin keberlanjutan sumberdaya air itu sendiri. Kebutuhan tersebut semakin mendesak dengan diberlakukannya Undang-Undang No, 22 tentang Pemerintahan Daerah, yang memberikan kewenangan dan tanggung jawab daerah secara otonom untuk mengelola sumberdaya alam (termasuk sumberdaya air) yang ada di wilayahnya. Pada era otonomi dan desentralisasi, pengelolaan sumberdaya air menjadi semakin rumit. Aspek hukum dan kelembagaan pengelolaan sumberdaya air harus disesuaikan dengan paradigma pemerintahan yang baru tersebut, sehingga menjamin pemanfaatan yang lebih adil bagi seluruh masyarakat di setiap daerah otonom, serta kelestarian sumberdaya tersebut (Hendrayana, 2002).

B. Kecenderungan Pengelolaan Sumberdaya Air Secara Umum di Indonesia
Pendayagunaan dan perlindungan sumberdaya air secara umum di Indonesia (dimasa lalu) ditandai oleh beberapa kecenderungan (Helmi, 2002).
Pertama, tanggung jawab pengelolaan dan perlindungan sumberdaya air terpisah diantara berbagai instansi pemerintah dimana koordinasi diantaranya masih merupakan permasalahan. Diantara instansi pemerintah yang terkait antara lain : Departemen Kimpraswil (dulu: Departemen Pekerjaan Umum); Departemen Pertanian, Departemen Kehutanan dan Perkebunan; Departemen Kewsehatan dan Sosial; Kantor Menteri Negara Lingkungan Hidup; Departemen Energi dan Sumberdaya Mineral; Departemen Pariwisata Seni dan Budaya; Departemen Perhubungan dan lainnya.
Kedua, kecenderungan penurunan kondisi sumberdaya air di Indonesia baik secara kualitas maupun kuantitas mengisyaratkan perlunya perhatian lebih besar diberikan untuk meningkatkan pengelolaannya. Di Jawa dan Bali ratio antara penggunaan dan dependable flow telah semakin meningkat. Pada tahun 1995 Indeks Pengguaan Air (IPA) di Jawa adalah sekitar 51%. Tingkat IPA yang dianggap praktikal di beberapa negara adalah antara 30% - 60%. Bahkan di Satuan Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (yang melayani Jabotabek), IPA-nya sudah mencapai 100%. Ini artinya antara dependable flow dan jumlah permintaan sudah hampir atau telah berimbang. Perkembangan industri, daerah perkotaan, turisme, kebutuhan akan pelayanan air minum dan air bersih lainnya telah meningkatkan kompetisi pemakaian air diantara berbagai kelompok pengguna tersebut dengan kecenderungan realokasi air dari irigasi ke penggunaan non-irigasi.
Ketiga, walaupun sudah mulai terjadi perubahan, tetapi secara umum pembangunan dan pengelolaan sumberdaya air di Indonesia masih berorientasi pada sisi penyediaan (Supply). Ciri-ciri dari supply-side management ini antara lain adalah :
1. Air diperlakukan sebagai sumberdaya yang kuantitas ketersediaannya tidak terbatas;
2. Tugas pengembangan dan pengelolaan sumberdaya air hampir keseluruhannya ditangani oleh instansi pemerintah yang bertugas dalam bidang air dengan fungsi utama menyediakan air kepada pengguna dengan beaya yang relatif rendah atau gratis sama sekali (contohnya dalam bidang irigasi);
3. pendekatan yang dipakai adalah berorientasi konstruksi untuk membangun fasilitas supply baru, dengan perhatian utama terfokus pada efisiensi dari sudut pandang teknis.
Keempat, teknologi delivery (terutama untuk irigasi) yang digunakan baik dari sumber air menuju ke areal pelayanan maupun menuju ke zona perakaran masih memberikan tingkat efisiensi yang relatif rendah.

C. Permasalahan Pelaksanaan Pengelolaan Air Tanah
Pada pelaksanaan pengelolaan sumberdaya air tanah selama ini dapat diidentifikasikan masalah-masalah penyebab kurang optimalnya pencapaian sasaran pengelolaan sumberdaya air tanah (Hendrayana, 2002), yaitu :
© Kebijakan pengelolaan yang mengingkari karakteristik air tanah, kurang/tidak menjamin hak dasar masyarakat mendapatkan akses penyediaan air, serta kurang/tidak mengakomodasikan keinginan masyarakat lokal, kurang/tidak melibatkan partisipasi para pihak lain yang berkepentingan, daerah, dan masyarakat lokal, kurang/tidak memberdayakan sumberdaya lokal.
© Peraturan perundangan kurang efektif dan tidak cukup menunjuang pelaksanaan pengelolaan. Undang-Undang No 11 Tahun 1974 dan peraturan turunannya, tidak secara tegas mengatur dan menetapkan kewenangan dan tanggung jawab setiap lembaga yang berkaitan dengan pengumpulan data dan sistem pengelolaannya, serta tidak mengatur secara tegas hubungan kelembagaan antar instansi yang berkaitan dengan hal tersebut.
© Fragmentasi sistem pengelolaan sumberdaya air, yang membedakan antara air hujan, air permukaan dan air tanah. Air tanah dikelola secara terpisah dengan air permukaan, oleh institusi yang berbeda, baik ditingkat pusat maupun daerah. Hal ini menyebabkan pengelolaan pemanfaatan air yang saling menunjang tidak dapat dilaksanakan.
© Sentralisasi yang terlampau kuat, berakibat memperpanjang sistem pengambilan keputusan. Disamping itu, kurang atau tidak memberdayakan organisasi di daerah yang menyebabkan daerah kurang atau tidak mempunyai rasa memiliki atas sumberdaya air yang ada di wilayahnya.
© Desentralisasi pengelolaan sampai tingkat kabupaten/kota cenderung mengabaikan prinsip pengelolaan akifer lintas batas. Kewenangan yang dimiliki daerah otonom terbatas dalam lingkup wilayah administratif pemerintahan, sehingga daerah cenderung hanya berkepentingan atas sumberdaya air yang ada di wilayahnya, sedangakan sifat air tidak mengenal batas kewenangan tersebut.
© Tidak adanya jaringan data dan informasi air tanah antar lembaga pengumpul atau pengelola data air tanah, hal tersebut akibat keterbatasan sumberdaya serta kurang diberdayakannya sumberdaya daerah.
© Pemanfaatan air tanah yang parsial, kurang berkeadilan, serta tidak/kurang menjamin hak masyarakat, terutama masyarakat miskin untuk mendapatkan akses penyediaan air untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
© Pemanfaatan air tanah yang dilakukan dengan cara-cara yang tidak mencerminkan nilai-nilai ekonomi dan lingkungan air tanah. Pemanfaatan lebih menitikberatkan pada eksploitasi dan mendapatkan pendapatan bagi daerah daripada konservasinya.
© Data dan informasi air tanah yang kurang memadai baik kuantitas maupun kualitasnya. Data dan informasi yang ada kurang informatif dan tidak seragam dalam format, belum tersusunnya standar informasi air tanah, yang merupakan alat bantu pada dasar perencanaan pengelolaan dan pendukung pengambilan keputusan.
© Degradasi kualitas, kuantitas dan lingkungan air tanah akibat pengambilan air tanah yang berlebihan, pencemaran dan perubahan fungsi lahan terutama di cekungan perkotaan. Di sisi lain, telah terjadi peningkatan kebutuhan sumber air baku yang sangat pesat, dan akhirnya terjadi konflik antar pengguna air baku.
© Keterbatasan sumberdaya (manusia, peralatan, biaya) baik di pusat maupun di daerah, menyebabkan pengelolaan air tanah kurang efektif dilaksanakan.
© Pengawasan dan penegakan hukum yang lemah atas setiap pelanggaran yang terjadi terhadap peraturan pengelolaan air tanah kurang efektif dilaksanakan.
© Konsep pengelolaan dan konservasi air tanah tidak didasarkan pada konsep pengelolaan cekungan air tanah, tetapi lebih didasarkan pada pengelolaan sumur (well management) dan juga didasarkan pada batas administrasi.
© Masih terbatasnya pengetahuan masyarakat awam terhadap pemahaman air bawah tanah, sehingga kurang peduli terhadap keberadaan air tanah baik kualitas, kuantitas dan kontinuitasnya.
Sebagai contoh kasus aktual yang bisa dijadikan pelajaran apa yang terjadi di Bandung Utara. Akibat kebijakan yang salah dalam pemanfaatan tanah dan pengelolaan air tanah telah terjadi eksploitasi besar-besaran yang mengkhawatirkan. Kuswartojo (2002) mengemukakan bahwa apa yang terjadi di kawasan Bandung Utara adalah sekedar contoh bagaimana lemahnya pengendalian penggunaan tanah dan bagaimana konsep penataan ruang ternyata tidak dapat diimplementasikan. Akibatnya perubahan penggunaan tanah oleh tekanan perkembangan kota berlangsung tanpa kendali. Dampak perubahan penggunaan tanah sering tidak segera tampak dan segera dapat dirasakan karena perubahan penggunaan tanah itu sendiri tidak selalu merupakan peristiwa yang langsung besar. Oleh karena itulah tidak cukup menarik perhatian untuk menggugah dan membangkitkan kemauan politik.
Mengingat masih banyaknya permasalahan dan kendala yang masih ada, baik yang bersifat teknis maupun non teknis, maka hal ini harus dipertimbangkan terutama sekali pengaruhnya terhadap sasaran pelaksanaan pengelolaan air tanah dan konservasinya.
Untuk itu dalam rangka penyelenggaraan otonomi daerah, maka pelaksanaan pengelolaan air tanah menghadapi beberapa tantangan, antara lain sebagai beriku (Hendrayana, 2002) :
© Pengelolaan secara total dan menyatu antara air tanah dan air permukaan, hal ini dengan menyadari bahwa air tanah adalah bagian tak terpisahkan dari ekosistem dan berinteraksi dengan air permukaan.
© Menerapkan konsep dasar pengelolaan air tanah secara total (Total Groundwater Management) yang memadukan konsep pengelolaan Groundwater Basin dan River Basin. Pendekatan pengelolaan air tanah dengan didasarkan pada konsep Regional-, Intermediate- dan Local/artificial Groundwater Flow System guna memecahkan permasalahan kuantitas dan kualitas air tanah pada setiap recharge area maupun discharge area.
© Desentralisasi pengelolaan, yaitu memberdayakan daerah untuk mengelola air tanah dalam lingkup wilayahnya tanpa mengabaikan sifat keberadaan dan aliran air tanah serta prinsip-prinsip pengelolaan akifer lintas batas.
© Pemenuhan hak dasar, yaitu menjamin hak setiap orang untuk mendapatkan air dari air tanah di daerah yang kondisi air tanahnya memungkinkan, bagi kebutuhan pokok sehari-hari guna memenuhi kehidupannya yang sehat, bersih dan produktif. Menjamin terselenggaranya pemanfaatan air tanah yang adil bagi setiap pengguna air.
© Ketersediaan data dan informasi, yaitu membangun satu sistem informasi dan jaringan informasi air tanah yang terpadu didasari oleh data ke-air tanah-an yang andal, tepat, akurat dan berkesinambungan, yang mencakup seluruh wilayah Indonesia.
© Kelestarian ketersediaan air tanah, yaitu dengan menjamin kesinambungan antara pemanfaatan nilai ekonomi air dan ketersediaan air tanah sebagai bagian ekosistem, mencegah dan merestorasi degradasi kuantitas, kualitas dan lingkungan air tanah, mengendalikan pemanfaatan air tanah sesuai nilai ekonomi dan aspek lingkungan.
© Pemanfaatan air yang saling menunjang, yaitu menciptakan keterpaduan pemanfaatan air tanah, air permukaan dan hujan.
© Ketersediaan sumberdaya (keahlian, peralatan dan biaya) pengelolaan, yaitu dengan memberdayakan sumberdaya dari masyarakat, swasta, para pihak berkepentingan, pemerintah daerah dan pemerintah pusat

D. Pengelolaan Air Tanah
Konsep pengelolaan air tanah sebenarnya tidak berbeda dengan konsep pengelolaan air permukaan. Pengelolaan air permukaan didasarkan pada pemahaman daerah aliran sungai (river basin), dengan konsep :’One River - One Plan -One Management”.
Sedangkan pengelolaan air tanah didasarkan pada pemahaman Cekungan Air Tanah (Groundwater Basin), dengan konsep ’One Basin - One Plan -One Management”, yaitu dengan mendasarkan pada konsep sistem aliran air tanah (Groundwater Flow System) yang dibedakan menjadi (1) sistem aliran air tanah regional, (2) intermediate, dan (3) sistem aliran air tanah lokal atau artificial groundwater flow system. Mengingat pengelolaan air tanah pada saat sekarang masih berorientasi proyek dan belum didasari oleh konsep yang benar, maka perlu adanya pendekatan konsep untuk pengelolaan air tanah secara menyeluruh (Total Groundwater Management) (Hendrayana, 2002).
Implementasi dari pengelolaan sumberdaya air tanah perlu didahului oleh beberapa kegiatan awal, yaitu : (1) penentuan daerah/basin yang akan dikelola, (2) penyusunan sistem informasi dan data base, dan (3) evaluasi data yang tersedia. Selain itu mutlak adanya dukungan komitmen semua yang pihak terkait pada pelaksanaan pengelolaannya. Penyusunan data base dan sistem informasi dapat dilaksanakan melalui pengumpulan data primer maupun sekunder, termasuk aspek legal, manajerial dan aspek teknis.
Cekungan air tanah sebagi satuan pengelolaan air tanah yang paling baik secara umum didefinisikan sebagai suatu cekungan hidrogeologi pada suatu wilayah yang dibatasi oleh kondisi hidraulika yang berbeda, yang mengandung satu akifer atau lebih dengan penyebaran yang luas. Cekungan air tanah secara alamiah dibatasi oleh batas-batas hidraulika yang dikontrol oleh karaktersitik geologi dan hidrogeologi wilayah setempat. Suatu cekungan air tanah dapat dibatasi oleh satu atau lebih tipe batas yang kondisi hidraulika pada setiap batasnya berbeda-beda (Hendrayana, 2002).
Dari definisi tersebut terlihat bahwa sebagaimana pemahaman aliran air dalam suatu DAS, aliran air tanah pun dapat lintas wilayah administrasi, baik lintas kabupaten/kota, lintas propinsi bahkan dapat lintas negara. Sehingga pada kasus-kasus groundwater basin yang lintas wilayah administrasi, pemanfaatan air tanah tidak didasarkan pada batas administrasi namun tetap harus didasarkan pada batas cekungan air tanah/ groundwater basin .
Agar pemanfaatan air tanah dapat lestari/berkelanjutan, maka perlu usaha-usaha yang serius demi tercapainya tujuan tersebut. Hendrayana (2002) mengemukakan bahwa secara umum pengelolaan cekungan air tanah dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu :
1. Tahapan penelitian, untuk memperoleh gambaran karakteristik fisik cekungan air tanah, identifikasi rona awal kuantitas dan kualitas air tanah, inventarisasi permasalahan atau problem air tanah, dll.
2. Tahapan observasi, untuk memantau perkembangan atau perubahan kualitas dan kuantitas air tanah, analisa data dan mengumpulkannya pada sistem data base.
3. Tahapan pengelolaan, implementasi program pelaksanaan pengelolaan air tanah berbasis cekungan air tanah.

Konsep dasar sistem pola aliran air tanah secara regional, intermediate dan lokal sangat berperan dalam pendekatan konsep pengelolaan cekungan air tanah di suatu daerah, yaitu untuk pendekatan konsep pengelolaan kuantitas dan kualitas air tanah.
Aliran air tanah regional (Regional Groundwater Flow System) adalah aliran air tanah yang mengalir secara regional dari satu wilayah ke wilayah lainnya dalam satu atau antar cekungan air tanah. Pola aliran ini diperoleh dari pemetaan pada skala regional 1:100000 atau lebih kasar (1:250000 dan seterusnya). Konsep ini efektif digunakan dalam konsep pendekatan pengelolaan kuantitas air tanah. Aliran air tanah intermediate (Intermediate Groundwater Flow System) adalah aliran air tanah yang mengalir dari satu tempat ke tempat lainnya dalam satu cekungan air tanah. Pola aliran ini diperoleh dari pemetaan pada skala intermediate 1:50000 atau 1:25000. Konsep ini efektif digunakan dalam konsep pendekatan pengelolaan kuantitas air tanah dan pada kondisi tertentu untuk pendekatan pengelolaan kualitas air tanah. Aliran air tanah Lokal (Local Groundwater Flow System) adalah aliran air tanah yang mengalir dari satu lokasi ke lokasi lainnya dalam satu cekungan air tanah. Pola aliran ini diperoleh dari pemetaan pada skala rinci 1:12500 atau lebih detail 1:10000 dan seterusnya. Pola aliran ini sebagian besar merupakan kondisi aliran air tanah yang dipengaruhi oleh kegiatan manusia, namun dibeberapa tempat tertentu merupakan kondisi alamiah (dikontrol oleh kondisi morfologi setempat (faktor geogen). Konsep ini efektif digunakan dalam konsep pendekatan pengelolaan kualitas air tanah (Hendrayana, 2002).
Pendekatan konsep pengelolaan kuantitas air tanah dengan melihat pola aliran air tanah regional maupun pola aliran air tanah intermediate untuk kemudian dibuat neraca air tanah dari suatu groundwater basin tertentu. Dengan mengetahui besarnya neraca air tanah, maka dapat diketahui berapa besarnya debit air tanah yang dapat dimanfaatkan. Agar pengelolaan air menjadi lebih integratif, maka pola pendekatan konsep tersebut harus dipadukan dengan konsep pengelolaan air permukaan yang berbasis DAS. Hal ini dilakukan untuk analisis sistem aliran regional ataupun intermediate dan karakterisasi daerah recharge dan discharge aliran permukaan. Dengan demikian neraca air permukaan juga dapat dihitung dengan lebih baik.
Sedangkan pengelolaan kualitas air tanah akan sangat terkait dengan proses kontaminasi atau pencemaran air tanah. Dalam pengelolaan kualitas air tanah ini, konsep mikrohidrogeologi dapat diterapkan pada cekungan air tanah untuk mengetahui sistem aliran air tanah secara lokal (Local Groundwater Flow System), yang pada dasarnya sangat berpengaruh pada proses dan pergerakan massa/kontaminan dalam air tanah. Dengan berbasis pada konsep aliran air tanah secara lokal ini, maka data hidrokimia air tanah dan air permukaan sangat berkaitan dalam cekungan air tanah dan daerah aliran sungai, serta dengan dukungan sistem database yang baik maka implementasi konsep pengelolaan kualitas air tanah ini dapat dilaksanakan dengan lebih akurat.

E. Penutup
Pengelolaan air tanah di Indonesia selama ini belum didasarkan pada konsep pengelolaan yang benar baik untuk pengelolaan kuantitas maupun kualitasnya. Akibat dari tidak benarnya penerapan pengelolaan air tanah ini, dibeberapa kota telah terjadi degradasi air tanah terutama dilihat dari semakin meningkatnya kedalaman air tanah. Perlunya paradigma baru dalam pengelolaan sumberdaya air di Indonesia yaitu : (1) Pengelolaan terpadu antar setiap jenis sumberdaya air (air hujan, air permukaan dan air bawah tanah), tidak lagi terfragmentasi dan (2) Pengelolaan yang tidak hanya menitikberatkan pada pemanfaatan sumberdaya air, tetapi juga menjamin keberlanjutan/kelestarian (sustainability) ketersediaan sumberdaya air dalam ruang dan waktu tertentu, baik dilihat dari segi jumlah maupun mutunya.

DAFTAR PUSTAKA

Helmi. 2002. Tantangan Pengelolaan Terpadu Sumberdaya Air di Indonesia dalam Pengelolaan dan Tantangan Pengelolaan Sumberdaya Air di Indonesia Editor : Nugroho, S. P., S. Adi, dan B. Setiadi. Cetakan I. P3-TPSLK BPPT dan HSF. Jakarta.

Hendrayana, H. 2002. Sistem Pengelolaan Sumberdaya Air Bawah Tanah Yang Berkelanjutan dalam Pengelolaan dan Tantangan Pengelolaan Sumberdaya Air di Indonesia Editor : Nugroho, S. P., S. Adi, dan B. Setiadi. Cetakan I. P3-TPSLK BPPT dan HSF. Jakarta.

Kuswartojo, T. 2002. Pengendalian Penggunaan Tanah Sebagai Instrumen Pengelolaan Sumberdaya air : Kasus Bandung Utara dalam Pengelolaan dan Tantangan Pengelolaan Sumberdaya Air di Indonesia Editor : Nugroho, S. P., S. Adi, dan B. Setiadi. Cetakan I. P3-TPSLK BPPT dan HSF. Jakarta.

Kementerian Lingkungan Hidup. 2003. Laporan Status Lingkungan Hidup Tahun 2002. Jakarta.

Liyantono. 2001. Potensi dan Pola Pemanfaatan Air Tanah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Fateta-IPB, Bogor.

Prastowo. 2003. Masalah Sumberdaya Air Di Indonesia: Kerusakan Daerah Aliran Sungai Dan Rendahnya Kinerja Pemanfaatan Air. http://rudyct.topcities.com/pps702_71034/prastowo.htm(17/05/04)

Dunia Pompa : Dunia Pompa Air Bersih Sumur Bor Artesis Atasi Bau Kering Kuning Tercemar dan Keruh


Tuntaskan Masalah Air Bersih 021-73888872

Jasa Sumur Dalam Bergaransi

sumur
air sumur bor
air sumur
air sumur dalam
sumur dalam
sumur minyak
sumur resapan
sumur bor
pengeboran sumur
sumur artesis
cara membuat sumur

Dunia Pompa : Dunia Pompa Air Bersih Sumur Bor Artesis Atasi Bau Kering Kuning Tercemar dan Keruh


Tuntaskan Masalah Air Bersih 021-73888872

Mengelola Air Cara Desa Cibodas

Mengelola Air Cara Desa Cibodas
Krisis air perlahan tapi pasti mulai mengancam kita. Sebagai kebutuhan pokok, air telah menjadi sesuatu yang mahal dan langka.

Potensi sumber air di beberapa tempat kian menyusut. Padahal negeri yang elok dan indah ini telah dikaruniai sumber-sumber mata air yang melimpah. Namun, karunia yang melimpah itu kini telah hilang seiring pesatnya laju pembangunan yang tidak berwawasan lingkungan.

Penebangan hutan yang membabi-buta dan alih fungsi lahan yang kian merajalela itu membuat sumber-sumber air menjadi kering. Sedangkan, kebutuhan penduduk yang jumlahnya semakin tinggi terus meningkat.

Di tengah ancaman krisis air itu, ada setitik harapan baru dari beberapa kelompok masyarakat di Jabar yang sudah memiliki kesadaran akan pentingnya air. Kesadaran itu ternyata berkembang di pelosok-pelosok yang sejak dahulu mengalami krisis air bersih. Mereka, kini mulai mengelola air secara efisien dan efektif.

Pentingnya air bagi kehidupan sangat dirasakan warga Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung. Sebelum tahun 1998, ribuan warga desa yang tinggal di sekitar Bandung Utara itu hidup di tengah krisis air. Untuk mendapatkan setetes air, warga Cibodas harus turun naik lembah dan berjalan sekitar enam hingga tujuh kilometer.

''Untuk membuat sumur, kita perlu menggali tanah sampai 24 meter. Jika musim kemarau sumurnya pasti kering,'' tutur Otoy Patrianegara, salah seorang tokoh masyarakat. Saat-saat duka itu telah berlalu. Kini, warga Desa Cibodas bisa menikmati air dengan mudah. Derasnya air bersih saat ini sudah sampai di rumah-rumah penduduk.

Menurut Kepala Desa Cibodas, Hanes Lise, untuk mendatangkan air dari bukit melewati lembah hingga ke rumah penduduk tidak semudah membalik telapak tangan. Mahal dan bernilainya air bagi kehidupan warga Cibodas membuat mereka bergandeng tangan.

Mereka menyatukan semangat dan kebersamaan untuk mengalirkan air ke rumah-rumah mereka.Mengalirnya air bersih hingga bisa sampai ke rumah-rumah berawal dari terpilihnya Desa Cibodas sebagai juara II lomba desa se-Jabar pada tahun 1984.

Pemerintah pun mulai melirik desa yang berjarak 25 km dari Kota Bandung ini. Kesulitan air yang dirasakan masyarakat kemudian disampaikan kepada gubernur. ''Kemudian, kita dapat bantuan Rp32 juta dari gubernur,'' tutur Hanes.

Padahal untuk mendatangkan air dari sumbernya yang berjarak tujuh kilometer dibutuhkan dana sekitar Rp132 juta. Kekurangan dana itu tidak lantas menjadi hambatan. Warga pun kemudian berembuk untuk mengatasi persoalan kesulitan air yang menjadi sumber kehidupan. Lantas, warga pun bersama-sama menyingsingkan lengan baju untuk menanggung kekurangan itu dengan meminjam dana.

Sejak tahun 1998 air sudah mengalir ke desa yang mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani itu. Meski tinggal di daerah berbukit, tetapi warga desa Cibodas telah menerapkan sistem pengelolaan air bersih secara profesional. Laiknya perusahaan air minum, warga membentuk badan pengelolaan air bersih (BPAB) yang dikelola oleh penduduk desa.

''Awalnya, hanya 242 keluarga saja yang berlangganan air,'' ucap Otoy, Ketua BPAB Desa Cibodas. Setiap tahun, jumlah konsumen pun terus bertambah. Hingga tahun 2002 jumlah konsumen air bersih yang dikelola secara swadana itu telah mencapai 1645 keluarga. Saat ini, jumlah keluarga yang tinggal di Desa Cibodas mencapai 2200 Keluarga.

Sistem pembayarannya pun mirip dengan perusahaan air minum daerah. Di setiap rumah pelanggan ditempatkan meteran. Besarnya iuran yang harus dibayarkan oleh pelanggan, bergantung pada jumlah pemakaian. Bagi kelurga yang tergolong kurang mampu, terdapat keringanan jika ingin menjadi pelanggan. ''Kita gunakan sistem subsidi silang, bagi warga yang tak mampu,'' ucap Cece Somantri, bendahara BPAB.

Pengelolaan air secara swadaya dan swadana itu berlangsung secara transparan. Setiap pendapatan dan pengeluaran dicatat dan dilaporkan secara terbuka. BPAB Desa Cibodas pun memiliki tenaga-tenaga yang khusus, mulai dari pencatat meteran hingga teknisi yang siap memperbaiki saluran yang rusak.

Desa Cibodas sebenarnya tidak memiliki mata air. Dua mata air yang berada di kaki Gunung Bukittunggul berada di Suntenjaya. ''Itu tak jadi masalah karena setiap bulan kita memberi uang kompensasi kepada Desa Suntenjaya Rp 500 ribu,'' tutur Hanes Lise. Tidak cuma itu, banyak pula warga Desa Suntenjaya yang menjadi pelanggan air bersih yang dikelola desanya.

Tidak seperti perusahaan air minum, daerah yang selalu mengaku merugi, BPAB Desa Cibodas malah bisa mengantongi keuntungan. Selama 11 tahun, BPAB sudah bisa meraup keuntungan sebesar Rp241 juta. Sedangkan dana pinjaman yang dahulu digunakan untuk membangun jaringan air bersih pun kini hampir lunas. Padahal, batas waktu yang diberikan bagi warga Desa Cibodas untuk melunasi pinjaman hingga tahun 2003.

Setiap keuntungan yang diperoleh dari hasil mengelola air, kata Hanes, digunakan untuk membiayai desa. Hebatnya lagi, warga Desa Cibodas kini sudah mulai bisa membantu pemerintah. Buktinya, warga Desa Cibodas telah berhasil menyediakan lahan untuk pembangunan SLTP. Luas lahan yang disediakan warga seluas 6.400 hektare itu dibeli seharga Rp160 juta dari hasil keuntungan mengelola air.

''Bahkan, dua tahun lagi gedung desa ini akan menjadi bangunan paling mewah se-Kabupaten Bandung,'' cetus Hanes. Menurut Hanes, warga Desa Cibodas ingin hidup mandiri dan tidak terlalu bergantung pada pemerintah.

Tanpa harus bergantung pada bantuan pemerintah dan luar negeri sebenarnya masyarakat Indonesia mampu hidup mandiri. Asalkan ada sebuah kesadaran. Besok kita akan merayakan Hari Air. Sebelum krisis air mengancam kita, agaknya upaya dari warga Desa Cibodas itu pantas untuk ditiru dan diterapkan. Sehingga, di masa depan kita mewariskan anak cucu dengan mata air, bukan air mata. heri ruslan

Dunia Pompa : Dunia Pompa Air Bersih Sumur Bor Artesis Atasi Bau Kering Kuning Tercemar dan Keruh


Tuntaskan Masalah Air Bersih 021-73888872

Pantura Kesulitan Air Bersih

Pantura Kesulitan Air Bersih Cetak E-mail
TANGERANG - Lokasi daerah yang berdekatan dengan pantai menyebabkan warga yang bermukim di wilayah pantai utara (Pantura) Kabupaten Tangerang sulit mendapatkan air tanah yang layak minum.

Sementara, suplai air minum melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kerta Raharja belum bisa menjangkau wilayah tersebut. Tak pelak, kondisi ini membuat ribuan kepala keluarga (KK) di wilayah pantura kesulitan mendapatkan air bersih.

Kesulitan air bersih terjadi di beberapa kecamatan, di antaranya Kecamatan Kosambi dan Teluknaga. Kesulitan air itu makin diperparah dengan tidak berfungsinya tempat penampungan air yang dibangun Pemkab Tangerang.

“Kita khawatir bisa tereserang penyakit mutaber, karena warga sulit mendapatkan air bersih,” ujar Fitri Handayani (26), warga Kampung Kober Kelurahan Salembaran Jaya, Kecamatan Kosambi kepada wartawan.

Ditambahkan, kesulitan air bersih yang diderita warga Salembaran Jaya itu dikarenakan air tanah di wilayah itu terasa asin. Sehingga, tidak layak untuk dikonsumsi. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih itu, warga harus mengeluarkan uang sebesar Rp 10 ribu.

Sebenarnya, tambah Fitri, tiga tahun lalu PDAM TKR Kabupaten Tangerang telah membangun tempat penampungan air di wilayahnya. Tetapi, hingga kini tempat penampungan air itu tidak berfungsi karena tidak dialiri air.

Kesulitan air juga dialami warga di Desa Kampung Besar, RT 10/ 17, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Arif Wahyudi mengatakan, dengan kejadian seperti ini seharusnya aparatur Pemkab Tangerang yang berada di lapangan harus cepat tanggap. “Seharusnya camat dan lurah harus cepat mengantisipasi hal ini, antara lain dengan mengajukan permintaan kiriman air bersih ke PDAM TKR Kabupaten Tangerang. Karena memang PDAM baru bisa melayani hal seperti itu, jika ada permintaan,” ujarnya. (chn/afu)
Sumber :radarbanten.com

Dunia Pompa : Dunia Pompa Air Bersih Sumur Bor Artesis Atasi Bau Kering Kuning Tercemar dan Keruh

Jasa Pembuatan Sumur Bor Artesis

Jasa Kontraktor Proyek Pembuatan Sumur Bor Artesis Air Tanah Perumahan, Hotel maupun Industri

Didukung Ahli dan Tukang Berpengalaman Kami Menawarkan Jasa pembuatan sumur bor Artesis untuk beragam keperluan baik perumahan, Hotel dan Industri.Pengeboran Dilakukan dengan Mesin Bor Khusus yang relatif lebih cepat dan memiliki kemampuan yang cukup untuk memperoleh kedalaman sesuai dengan sumber air yang ada. 30 -200 meter.

Hubungi

Tel/Fax :021-73888872, 021-7372864,021-70692409

Mengatasi Masalah Air Bau, Keruh, Kuning, Tercemar Logam dll, GARANSI.

Air Bersih, Kini Tidak Masalah Lagi

Jasa Kontraktor Proyek Pembuatan Sumur Bor Artesis Air Tanah Perumahan, Hotel maupun Industri Didukung Ahli dan Tukang Berpengalaman Kami Menawarkan Jasa pembuatan sumur bor Artesis untuk beragam keperluan baik perumahan, Hotel dan Industri.Pengeboran Dilakukan dengan Mesin Bor Khusus yang relatif lebih cepat dan memiliki kemampuan yang cukup untuk memperoleh kedalaman sesuai dengan sumber air yang ada. 30 -200 meter.

Hubungi

Tel/Fax :021-73888872, 021-7372864,021-70692409

Mengatasi Masalah Air Bau, Keruh, Kuning, Tercemar Logam dll, GARANSI.

Air Bersih, Kini Tidak Masalah Lagi